Resensi Buku (2) : "Wonderful Life"


Resensi Buku “Wonderful Life”

Film “Wonderful Life” Gabungkan Drama Ibu-Anak dengan Doodling ...
- Pengarang : Amalia Prabowo
- Penerbit : IMPRINT KPG (Kepustkaan Populer Gramedia)
- Tahun terbit : April, 2015
- Tebal halaman : 167 halaman
- Sinopsis :
Dia-lah Amalia Prabowo, putri bungsu keluarga ningrat Jawa yang berpendidikan tinggi dan berkecukupan materi. Belajar, membaca dan meraih prestasi akademik sudah menjadi hobi langganannya. Setiap hari, anak-anak ayahnya harus membaca. Entah membaca buku, majalah atau koran. Ayahnya adalah seorang dokter spesialis ternama di Kota Malang. Beliau ingin anak-anaknya akan bisa menjadi lebih baik dari beliau.
Hidup Amalia begitu mulus, walau terkadang ada beberapa cerita yang kurang sesuai dengan impiannya. Namun, dalam hati kecilnya selalu berkata bahwa untuk hidupnya, waktu adalah nasib yang sepenuhnya atas kendalinya. 
Ceritanya mulai kecil, semasa SMA, di bangku kuliah sampai menikah. Sayangnya, pernikahan bukan termasuk cerita mulusnya. Dia harus menjajal dua kali pernikahan yang tidak bisa dipertahankan. Tapi, hidupnya terus berjalan bersama dua malaikat kecilnya, Aqil dan Satria. 
Amalia Prabowo, orang tua tunggal yang harus menitih karir dan mengasuh kedua anaknya sendiri. Cobaannya kini bertambah saat dia tahu bahwa anak sulungnya, Aqil menyandang disleksia. Kata "menyerah" kadang mulai membayang-bayangi dirinya karena dia adalah ibu yang mengharapkan buah hati yang sempurna. Namun, semakin ia menyerahkan diri pada Sang Kuasa, semakin membuka jalan untuknya memasuki dunia Aqil. Berbekal rasa syukur dan kesabaran, Amalia akhirnya menemukan warna baru dalam hidupnya bersama kedua buah hatinya ini.
- Kelebihan buku :
1.    Buku ini disertai banyak contoh gambar Aqil, sehingga seakan pembaca diajak turut merasakan perasaan penulisnya.
2.    Menggunakan bahasa yang biasa kita dengar, sehingga mempermudah pembaca memahami alur cerita secara jelas.
3.    Menampilkan warna tersendiri sekaligus pengetahuan tentang penyandang disleksia untuk pembacanya.
- Kekurangan buku :
1.  Setiap kejadian diceritakan secara singkat dan kurang padat.

*Disleksia : Suatu gangguan belajar yang ditandai dengan kesulitan membaca.

Disleksia terjadi pada anak-anak dengan penglihatan dan intelektual normal.
Gejala termasuk terlambat bicara, lambat dalam belajar kata-kata baru dan membaca.
Sebagian besar anak yang mengidap disleksia dapat berhasil di sekolah dengan bimbingan atau program pendidikan khusus.


Komentar