Aku yang sedang mencoba mengembalikan kesenangan untuk membaca, tiba-tiba menemukan sebuah buku yang memang aku butuhkan di tempat KKN. Iya, aku sedang menjalani KKN di Desa Lebo, mangkal nya di Balai Desa-nya.
Gak salah, takdir Allah emang terbaik. Pas aku butuh buku untuk cinta lagi sama membaca, pas aku bertempat di posko KKN yang juga jadi perpustakaan desa. Dapet buku yang pas pula.
Aku bilang pas, karena buku ini mewakili ilmu yang aku butuh saat jadi jurnalis kampus gini. Ya, meskipun baru jurnalis new bie gini, tapi setidaknya bisa bangetlah bantu improve diksi, kata konjungsi, template berita biar ga monoton gituuu wkwk.
Identitas Buku :
Judul : tentang menulis, mengapa menulis dan menulislah!
Nama Pengarang : Solichin M Awi
Tahun Terbit : 2011
Tahun Cetak : 2011
Ketebalan buku : 118 halaman
Penerbit : New Diglossia
Sinopsis :
Untuk menulis, seseorang tidak harus berlabel penyair, cerpenis, novelis, sastrawan, budayawan, bahkan wartawan.
Untuk menulis, ia tidak pula mutlak harus berpredikat seniman.
Namun, menulis menuntut seni the art of writing agar tulisan seseorang tidak hanya untuk dinikmati sendiri.
Predikat penulis pun tidak semata pengakuan terhadap diri sendiri.
Resensi Buku :
Buku ini full dengan tulisannya memotivasi untuk menulis, diracik dengan bahasa yang sedikit berat tapi berbobot. Penulis menulis beberapa kata singkat atau istilah kerennya quotes di setiap awal bab yang dikutip dari ucapan atau tulisan penulis di berbagai dunia.
Mulai dari bab awal hingga akhir, pembaca disuguhi dengan bacaan yang tingkat mencernanya bagai tangga. Semakin banyak bab, semakin berbobot kualitas isinya.
Berisi ajakan untuk menulis, di halaman-halaman awal buku dituliskan motivasi menulis dan kenapa tidak menulis, selanjutnya pembaca digiring step by step bagaimana cara menulis yang lugas, rapi, namun tidak membosankan. Ia, penulis, mengatakan jika tulisan bukanlah hal visual, tapi menulislah hingga pembaca bisa menvisualkan tulisanmu.
Kelebihan dan kekurangan :
Kelebihan :
1. Isi buku ini ringan dan cocok untuk semua kalangan, khususnya penulis dan jurnalis. Bisa dibaca sambil bersantai.
2. Ilmu yang ditawarkan buku ini bukan sekedar bacaan biasa. Setelah membaca buku ini, bisa jadi seseorang ingin menjadi penulis.
Kekurangan :
1. Full text, no grafis.
2. Buku ini tidak memiliki warna lain untuk font-nya selain warna hitam sehingga kurang menarik.
Komentar
Posting Komentar