Sandwich Generation ala Om Moko
Resensi Film (2) : 1 Kakak 7 Ponakan
- Identitas
Film
Judul Film: 1 Kakak 7 Ponakan
Sutradara: Yandy Laurens
Produser : Lachman G. Samtani, Suryana
Paramita, Manoj K. Samtani, Deepak G. Samtani
Penulis cerita : Yandy
Laurens
Pemain: Chicco
Kurniawan, Amanda Rawles, Fatih
Unru, Freya Jayawardana, Ahmad
Nadhif, Kawai Labiba, Ringgo Agus Rahman, Niken
Anjani, Kiki Narendra, Maudy
Koesnaedy
Genre: Keluarga
Perusahaan produksi : Mandela Pictures Cerita
Films Legacy Pictures
Rilis : 23 Januari 2025
Durasi : 131 menit
- Sinopsis
Film
Moko harus
menanggung 5 ponakan sepeninggal kakak dan suaminya meninggal. Ia harus mengubur mimpinya bersama
sang kekasih untuk melanjutkan S2 di luar negri. Mendadak jadi orang tua
tunggal. Ditambah 1 anak gurunya yang dititipkan padanya. Belum hanya itu,
kakak perempuan dan suaminya yang pulang dari asalnya kembali ke rumah dan ikut
menumpang hidup dengan Moko.
- Kelebihan
Setiap pemain memberikan akting yang sangat baik sehingga
penonton bisa menikmati film. Lebih lanjut, cerita film menarik dan bisa jadi
relate untuk kehidupan sandwich generation jaman now atau om tante yang dititipin
ponakan atau adek sampai lupa sama hidupnya sendiri. Banyak hal yang bisa
diambil dan ceritanya.
- Kekurangan
Film
(Menurut saya) ada beberapa adegan yang bolong meski
sebenarnya alurnya sudah jelas dan meminta penonton untuk melanjutkan sendiri adegannya.
Misalnya, adegan ketika kakak Perempuan Moko meninggal hanya diceritakan saat
kakaknya lemas, pucat usai melahirkan dan adegan selanjutnya beralih ke Moko bersama
ponakannya memandangi foto kakak dan iparnya. Tidak ada pernyataan kakaknya
meninggal atau waktu berduka karena adegan selanjutnya mereka sudah kembali
berangkat sekolah.
- Tiga hal yang aku petik dari
film ini :
1. Normal jika ada hidup orang lain
yang kita tanggung, misal adik, keponakan, akan tetapi jangan lupa mengajari orang
yang kita tanggung untuk hidup mandiri juga. Bukan hanya untuk kebaikan kita
saja tapi juga untuk kebaikan dia di masa mendatang.
2. Apapun yang kita pikul, jangan hanya
memikirkan tentang orang lain melainkan jangan lupa untuk memikirkan diri kita
sendiri untuk berkembang.

Komentar
Posting Komentar